PERKEMBANGAN ARSITEKTUR KOMPUTER DARI MASA KE MASA
A.
PERKEMBANGAN ARSITEKTUR KOMPUTER
DARI MASA KE MASA
Komputer berasal dari kata Compute
yang berarti menghitung. Sehingga dengan asal kata ini kita dapat mengasumsikan
bahwa alat ini pertama kali dibuat karena atas dasar kebutuhan manusia untuk
menghitung sesuatu. Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya
dirancang untuk aktivitas komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer
telah berkembang tidak hanya untuk proses komputasi tetapi sudah mencakup pada
manipulasi, simulasi, animasi, dan komunikasi-informasi. Sebagaimana layaknya
sebuah perangkat elektronik, komputer merupakan sistem IPO (Input Proccess and
Output), sehingga memerlukan masukan untuk diolah yaitu berupa data dan akan
menghasilkan suatu keluaran yaitu informasi.
Secara teknis, kriteria yand
dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan, antara lain:
(1) arsitektur;
(2) kecepatan pemrosesan;
(3) besarnya memori;
(4) kemampuan penyimpanan;
(5) jumlah pengguna;
(6) biaya; dan
(7) ukuran.
(1) arsitektur;
(2) kecepatan pemrosesan;
(3) besarnya memori;
(4) kemampuan penyimpanan;
(5) jumlah pengguna;
(6) biaya; dan
(7) ukuran.
Arsitektur komputer mengacu pada
rancangan internal dari rangkaian komputer. Termasuk di dalamnya jumlah dan
tipe komponen yang menampilkan kemampuan komputasi. Arsitektur komputer sangat
tergantung pada kegunaan komputer itu sendiri. Kecepatan pemrosesan diukur dari
jumlah instruksi yang dapat diproses oleh computer setiap detiknya, biasanya
dalam satuan million instruksi per detik (MIPS). Untuk mempermudah pengenalan
kecepatan pemrosesan sering dicantumkan berupa angka frekuensi, misalnya 233
MHz, 400 MHz, 533B MHz dan yang terbaru yang beredar di pasaran dikeluarkan
Intel adalah 3,2 GHz. Memori utama mengacu pada penyimpan internal komputer
sehingga bisa digunakan untuk mengakses dan menjalankan program. Memori utama
bisa mengakses dengan lebih baik jika ditopang dengan media penyimpanan yang
besar. Hal tersebut berkaitan dengan adanya virtual memory pada media
penyimpanan yang biasanya digunakan untuk pengaksesan suatu program (swap).
Untuk komputer yang terangkai dalam
suatu jaringan (network) maka semakin banyak jumlah pengguna dalam sistem jaringan akan semakin
menurun kinerja dari sistem jaringan komputer tersebut. Kriteria biaya
berkaitan dengan perbandingan antara biaya (cost) dan keuntungan yang diperoleh
dari penggunaan sistem komputer.Berdasarkan kriteria tersebut diatas, maka
komputer bisa dikelompokkan dalam beberapa klasifikasi, yaitu: komputer super,
mainframe, komputer mini, server. Perkembangan inovasi komputer sejak 1960
menambah satu daftar penemuan yang sangat menarik dan paling penting , yaitu
Arsitektur Reduced
Instruction Set computers ( RISC). Walaupun sistem RISC telah ditentukan dan dirancang dengan berbagai cara berdasarkan komunitasnya, elemen penting yang digunakan sebagian rancangan umumnya adalah sebagai berikut :
1. Set instruksi yang terbatas dan sederhana
2. Register general purpose berjumlah banyak atau penggunaaan teknologi kompiler untuk mengoptimalklan penggunaan register.
3. Penekanan pada pengoptimalan pipeline instruksi.
Instruction Set computers ( RISC). Walaupun sistem RISC telah ditentukan dan dirancang dengan berbagai cara berdasarkan komunitasnya, elemen penting yang digunakan sebagian rancangan umumnya adalah sebagai berikut :
1. Set instruksi yang terbatas dan sederhana
2. Register general purpose berjumlah banyak atau penggunaaan teknologi kompiler untuk mengoptimalklan penggunaan register.
3. Penekanan pada pengoptimalan pipeline instruksi.
1. 1. Karakteristik-Karakteristik
Eksekusi Instruksi
Salah satu evolusi komputer yang besar
adalah evolusi bahasa pemprograman. Bahasa pemprograman memungkinkan programmer
dapat mengekspresikan algoritma lebih singkat, lebih memperhatikan rincian, dan
mendukung penggunaan pemprograman terstruktur, tetapi ternyata muncul masalah
lain yaitu semantic gap, yaitu perbedaan antara operasi-operasi yang
disediakan oleh HLL dengan yang disediakan oleh arsitektur komputer, ini ditandai dengan ketidakefisienan eksekusi, program mesin yang berukuran besar, dan kompleksitas kompiler.
disediakan oleh HLL dengan yang disediakan oleh arsitektur komputer, ini ditandai dengan ketidakefisienan eksekusi, program mesin yang berukuran besar, dan kompleksitas kompiler.
Untuk mengurangi kesenjangan ini
para perancang menjawabnya dengan arsitektur. Fitur-fiturnya meliputi set-set
instruksi yang banyak, lusinan mode pengalamatan, dan statemen-statemen HLL
yang diimplementasikan pada perangkat keras. Set-set instruksi yang kompleks
tersebut dimaksudkan untuk :
1. Memudahkan pekerjaan kompiler
2. Meningkatkan efisiensi eksekusi, karena operasi yang kompleks dapat
diimplementasikan didalam mikrokode.
3. Memberikan dukungan bagi HLL yang lebih kompleks dan canggih.
tersebut dimaksudkan untuk :
1. Memudahkan pekerjaan kompiler
2. Meningkatkan efisiensi eksekusi, karena operasi yang kompleks dapat
diimplementasikan didalam mikrokode.
3. Memberikan dukungan bagi HLL yang lebih kompleks dan canggih.
Oleh karena itu untuk memahami RISC
perlu memperhatikan karakteristik eksekusi instruksi. Adapun aspek-aspek
komputasinya adalah :
1. Operasi-operasi yang dilakukan.
2. Operand-operand yang digunakan,
3. Pengurutan eksekusi,
1. Operasi-operasi yang dilakukan.
2. Operand-operand yang digunakan,
3. Pengurutan eksekusi,
1.
Operasi
Beberapa penelitian telah menganalisis tingkah laku program
HLL (High Level Language). Assignment Statement sangat menonjol yang menyatakan
perpindahan sederhana merupakan satu hal yang penting. Hasil penelitian ini
merupakan hal yang penting bagi perancang set instruksi mesin yang mengindikasikan
jenis instruksi mana yang sering terjadi karena harus didukung optimal.
2. Operand
Penelitian Paterson telah memperhatikan [PATT82a] frekuensi dinamik terjadinya kelas-kelas variabel. Hasil yang konsisten diantara program pascal dan C menunjukkan mayoritas referensi menunjuk ke variable scalar.
Penelitian Paterson telah memperhatikan [PATT82a] frekuensi dinamik terjadinya kelas-kelas variabel. Hasil yang konsisten diantara program pascal dan C menunjukkan mayoritas referensi menunjuk ke variable scalar.
Penelitian ini telah
menguji tingkah laku dinamik program HLL yang tidak tergantung pada
arsitektur tertentu. Penelitian [LUND77] menguji instruksi DEC-10 dan secara dinamik menemukan setiap instruksi rata-rata mereferensi 0,5 operand dalam memori dan rata-rata mereferensi 1,4 register. Tentu saja angka ini tergantung pada arsitektur dan kompiler namun sudah cukup menjelaskan frekuensipengaksesan operand sehingga menyatakan pentingnya sebuah arsitektur.
arsitektur tertentu. Penelitian [LUND77] menguji instruksi DEC-10 dan secara dinamik menemukan setiap instruksi rata-rata mereferensi 0,5 operand dalam memori dan rata-rata mereferensi 1,4 register. Tentu saja angka ini tergantung pada arsitektur dan kompiler namun sudah cukup menjelaskan frekuensipengaksesan operand sehingga menyatakan pentingnya sebuah arsitektur.
3. Procedure Calls
Dalam HLL procedure call dan return merupakan aspek penting karena merupakan operasi yang membutuhkan banyak waktu dalam program yangdikompalasi sehingga banyak berguna untuk memperhatikan cara implementasiopperasi ini secara efisien. Adapun aspeknya yang penting adalah jumlah parameter dan variabel yang berkaitan dengan prosedur dan kedalaman pensarangan (nesting).
Dalam HLL procedure call dan return merupakan aspek penting karena merupakan operasi yang membutuhkan banyak waktu dalam program yangdikompalasi sehingga banyak berguna untuk memperhatikan cara implementasiopperasi ini secara efisien. Adapun aspeknya yang penting adalah jumlah parameter dan variabel yang berkaitan dengan prosedur dan kedalaman pensarangan (nesting).
4. Implikasi
Secara umum penelitian menyatakan terdapat tiga buah elemen yang menentukan karakter arsitektur RISC :
1. Penggunaan register dalam jumlah besar yang ditunjukan untuk
mengotimalkan pereferensian operand.
2. Diperlukan perhatian bagi perancangan pipelaine instruksi karena
tingginya proporsi instruksi pencabangan bersyarat dan procedure call,
pipeline instruksi yang bersifat langsung dan ringkas menjadi tidak
efisien
3. Terdapat set instruksi yang disederhanakan
Secara umum penelitian menyatakan terdapat tiga buah elemen yang menentukan karakter arsitektur RISC :
1. Penggunaan register dalam jumlah besar yang ditunjukan untuk
mengotimalkan pereferensian operand.
2. Diperlukan perhatian bagi perancangan pipelaine instruksi karena
tingginya proporsi instruksi pencabangan bersyarat dan procedure call,
pipeline instruksi yang bersifat langsung dan ringkas menjadi tidak
efisien
3. Terdapat set instruksi yang disederhanakan
1. 2. Karakteristik Arsitektur Reduced Instruction Set
Computers (RISC)
Arsitektur RISC memiliki beberapa karakteristik diantaranya
:
1. Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk
mengambil dua buah operand dari register, melakukan operasi ALU, dan menyimpan hasil
operasinya kedalam register, dengan demikian instruksi mesin RISC tidak boleh
lebih kompleks dan harus dapat mengeksekusi secepat mikroinstruksipada
mesin-mesin CISC.
Dengan menggunakan
instruksi sederhana atauinstruksi satu siklus hanya dibutuhkan satu mikrokode
atau tidak sama sekali,instruksi mesin dapat dihardwired. Instruksi seperti itu
akan dieksekusi lebihcepat dibanding yang sejenis pada yang lain karena tidak
perlu mengaksespenyimapanan kontrol mikroprogram saat eksekusi instruksi
berlangsung.
2. Operasi berbentuk dari register-ke register yang hanya
terdiri dari operasiload dan store yang mengakses memori . Fitur rancangan ini menyederhanakan
set instruksi sehingga menyederhanakan pula unit control. Keuntungan lainnya
memungkinkan optimasi pemakaian register sehingga operand yang sering diakses
akan tetap ada di penyimpan berkecepatan
tinggi. Penekanan pada operasi register ke register merupakan hal yang unik bagi perancangan RISC.
tinggi. Penekanan pada operasi register ke register merupakan hal yang unik bagi perancangan RISC.
3. Penggunaan mode pengalamatan sederhana, hampir sama dengan
instruksi menggunakan pengalamatan register,. Beberapa mode tambahan seperti pergeseran
dan pe-relatif dapat dimasukkan selain itu banyak mode kompleks dapat
disintesis pada perangkat lunak dibanding yang sederhana, selain dapat
menyederhanakan sel instruksi dan unit kontrol.
4. penggunaan format-format instruksi sederhana, panjang
instruksinya tetap dan disesuaikan dengan panjang word. Fitur ini memiliki
beberapa kelebihan karena dengan menggunakan field yang tetap pendekodean
opcode dan pengaksesan operand register dapat dilakukan secara bersama-sama
2. Ciri-Ciri RISC
1. Instruksi berukuran tunggal
2. Ukuran yang umum adalah 4 byte
3. Jumlah pengalamatan data sedikit, biasanya kurang dari 5 buah.
4. Tidak terdapat pengalamatan tak langsung yang mengharuskan melakukan sebuah akses memori agar memperoleh alamat operand lainnya dalam memori
5. Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika, seperti penambahan ke memori dan penambahan dari memori.
6. Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi
7. Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store
8. Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi .
9. Jumlah bit bagi integer register spesifier sama dengan 5 atau lebih, artinya sedikitnya 32 buah register integer dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
10. Jumlah bit floating point register spesifier sama dengan 4 atau lebih, artinya sedikitnya 16 register floating point dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
Beberapa prosesor implementasi dari arsiteketur RISC adalah
AMD 29000, MIPS R2000, SPARC, MC 88000, HP PA, IBM RT/TC, IBM RS/6000, intel
i860, Motorola 88000 (keluarga Motorola), PowerPC G5.
2. PROSESSOR YANG MENGGUNAKAN SISTEM RISC
2.1. PowerPC dibangun dengan arsitektur RISC
Proyek mini komputer 801 di IBM pada tahun 1975 mengawali
banyak konsep arsitektur yang digunakan dalam sistem RISC. 801 bersama dengan
prosessor RISC I Berkeley, meluncurkan gerakan RISC, namun 801 hanya merupakan
prototipe yang ditujukan untuk mengenalkan konsep disain
Keberhasilan memperkenalkan 801 menyebabkan IBM membangun
produk workstation RISC komersial yaitu PC RT pada tahun 1986, dengan mengadaptasi
konsep arsitektural 801 kedalam kinerja yang sebanding atau yang lebih baik.
IBM RISC System/6000 merupakan mesin RISC superscalar1 yang dipasarkan sebagai
workstation berunjuk kerja tinggi, tidak lama kemudian IBM mengkaitkan mesin
ini sebagai arsitektur POWER. IBM kemudian menjalin kerjasama dengan Motorola,
pembuat mikroprosessor seri 6800, dan Apple, yang menggunakan keping Motorola dalam
komputer Macintoshnya dan hasilnya adalah seri mesin yang mengimplementasikan
arsitektur PowerPC yang diturunkan dari arsitektur POWER dan merupakan sistem
RISC superscalar.
Sejauh ini diperkenalkan empat anggota kelompok PowerPC
yaitu :
1. 601,merupakan mesin 32-bit yang ditujukan untuk membawa arsitektur PowerPC kepasar secepat mungkin.
2. 603, merupakan mesin 32-bit yang ditujukan bagi low-end desktop
dan komputer portable dengan implementasi yang lebih efesien.
3. 604, merupakan mesin 32-bit yang ditujukan bagi low-end
server dan desktop, dengan menggunakan teknik rancangan superscalar lanjutan
guna mendapatkan kinerja yang lebih baik.
4. 620, ditujukan bagi high-end server, sekaligus merupakan
kelompok PowerPC pertama yang mengimplementasikan arsitektur 64 bit penuh,
termasuk regiater 64-bit dan lintasan data.
2.2. Karakteristik dan Fungsi
1. Jenis-Jenis Data
PowerPC dapat beroperasi menggunakan data yang panjang 8 bit
(byte), 16 bit (halfword), 32 bit (word), dan 64 bit (doubleword). Beberapa
instruksi mengharuskan agar operand memori dijajarkan (aligned) pada batas
32-bit, walaupun secara umum tidak terlalu diperlukan.
Salah satu ciri PowerPC yang menarik adalah dapat
menggunakan cara little-endian maupun big-endian2, dengan kata lain, byte yang
paling kurang signifikan disimpan dalam alamat terendah atau tertinggi. Konsep
ke-endianan pertama kali dibahas dalam literature Cohen [COHE8]. Pada byte
ke-endian-an harus melakukan pengurutan nilai-nilai skalar multibyte. Konsep
ini terjadi apabila terdapat kebutuhan untuk memperlakukan entitas
multiple-byte sebagai butir data tunggal, walaupun entitas ini terdiri dari
unit-unit yang dapat dialamati yang lebih kecil.
Beberapa mesin seperti intel 80x86, pentium, dan VAX,
merupakan mesin-mesin litlle
endian, sedangkan mesin-mesin seperti IBM S/370, Motorola 680x0, dan sebagian besar mesin-mesin RISC merupakn mesin-mesin big-endian. Sifat keendian-an tidak akan melampaui unit data, dlam sembarang mesin, aggregate seperti file, struktur data, dan array terdiri dari beberapa unit data, yang masing-masing memakai ke-endian-an. Jadi konversi blok memori dari suatu jenis keendian-an kejenis lainnya memerlukan pemahaman struktur data.
endian, sedangkan mesin-mesin seperti IBM S/370, Motorola 680x0, dan sebagian besar mesin-mesin RISC merupakn mesin-mesin big-endian. Sifat keendian-an tidak akan melampaui unit data, dlam sembarang mesin, aggregate seperti file, struktur data, dan array terdiri dari beberapa unit data, yang masing-masing memakai ke-endian-an. Jadi konversi blok memori dari suatu jenis keendian-an kejenis lainnya memerlukan pemahaman struktur data.
Tidak terdapat konsensus umum tentang ke-endianan yang
terbaik3, PowerPC sendiri adalah jenis prosesor yang bi-endian, yang mendukung
baik mode big-endian maupun litlle-endian, arsitektur bi-endian memungkinkan pembuat
perangkat lunak untuk memilih mode yang mana saja ketika harus memindahkan
sistem operasi dan aplikasi dari suatu mesin ke mesin lainnya.
Byte, halfword, word, doubleword merupakan jenis data umum.
Prosesor
mengiterpretasikan isi item data tertentu tergantung pada instruksi. Prosesor
fixed point mengenal jenis data berikut :
mengiterpretasikan isi item data tertentu tergantung pada instruksi. Prosesor
fixed point mengenal jenis data berikut :
- Unsigned Byte : dapat digunakan bagi operasi logika atau
aritmetika integer. Data ini dimuat dari memori ke register umum dengan
zero-extending dsebelah kiri keukuran penuh register.
-Unsigned Halfword : seperti diatas namun dengan kuantitas 16-bit.
-Signed Halfword : digunakan untuk operasi aritmatika, dimuatkan kedalam memori dengan sign-extending pada sebelah kiri keukuran penuh register (yaitu, bit tanda disalinkan keposisi-posisi yang kosong).
-Unsigned Word : digunakan untuk operasi logika dan berfungsi sebagai pointer lokal.
-Signed Word : digunakan untuk operasi aritmatika.
-Unsigned Halfword : seperti diatas namun dengan kuantitas 16-bit.
-Signed Halfword : digunakan untuk operasi aritmatika, dimuatkan kedalam memori dengan sign-extending pada sebelah kiri keukuran penuh register (yaitu, bit tanda disalinkan keposisi-posisi yang kosong).
-Unsigned Word : digunakan untuk operasi logika dan berfungsi sebagai pointer lokal.
-Signed Word : digunakan untuk operasi aritmatika.
- Unsigned Doubleword : digunakan sebagai pointer alamat.
-Byte String : panjangnya mulai 0 hingga 128 byte.
-Byte String : panjangnya mulai 0 hingga 128 byte.
Selain itu PowerPC mendukung data floating poing presisi
tunggal dan presisi ganda yang ditetapkan pada IEEE 754.
2.
Jenis Jenis Operasi
PowerPC banyak memiliki jenis operasi , berikut disajikan
berbagai jenis operasi pada PowerPC :
Instruksi Uraian
Berorientasi Pencabangan b Pencabangan tidak bersyarat bl
Bercabang kealamat sasaran dan menaruh alamat efektif instruksi yang berada
setelah pencabangan kedalam link register
bc Pencabangan bersyarat pada Count Register dan/atau pada bit dalkam Condition Register.
bc Pencabangan bersyarat pada Count Register dan/atau pada bit dalkam Condition Register.
System Call
untuk membangkitkan layanan sistem operasi trap
Memebandingkan dua buah operand dan membangkitkan system trap handler bila
persyaratan tertentu dipenuhi.
Load/Store
lwzu Memuatkan word dan nol kesebelah kiri; mengupdate
register sumber
ld Memuatkan dobleword.
ld Memuatkan dobleword.
lmw Memuatkan word ganda; memuatkan word berurutan ke
regiater yang berdekatan dari register sasaran melalui General Purpose
Register 31.
lswx memuatkan suatu untaian byte kedalam register yang
dimulaidengan register sasaran; empat byte per-register; diambil semua dari
register 31 hingga register 0.
Arimatika Integer
Arimatika Integer
add Menjumlahkan isi dari dua buah integer dan menyimpannya dalam
register ketiga
subf Mengurangkan isi dua buah register dan menyimpannya dalam register ketiga.
subf Mengurangkan isi dua buah register dan menyimpannya dalam register ketiga.
mullw Mengalikan isi dua buah register orde rendah 32-bit
dan menyimpan hasil perkaliannya dalam register 64-bit ketiga.
divd Membagi isi dua buah register 64-bit dan menyimpan
kuosiennya dalam register ketiga.
Logika dan Sift
Logika dan Sift
cmp Membandingkan dua buah operand dan menyetel empat buah
bit
kondisi dalam field register kondisi tertentu.
crand Condition Register AND
kondisi dalam field register kondisi tertentu.
crand Condition Register AND
dua bit Condition
Register di-AND-kan dan hasilnya disimpan dalam salah satu dari kedua posisi
tersebut.
and Meng-AND-kan isi dua buah register dan menyimpannya dalam register ketiga
and Meng-AND-kan isi dua buah register dan menyimpannya dalam register ketiga
cntlzd Mencacah jumlah bit 0 berturutan yang berawal pada
bit nol dalam register sumber dan menempatkan hasil perhitungan dalam regiater
tujuan.
rldic Merotasikan ke kiri register doubleword,
meng-AND-kannya dengan mask, dan menyimpannya dalam register tujuan.
sld Menggeser kekiri dalam register sumber dan menyimpannya dalam
register tujuan
Floating Point
Floating Point
lfs Memuatkan bilangan floating point 32-bit dari memori,mengubahnya
kedalam format 64 bit, dan menyimpannya dalam register floating point.
fadd Menjumlahkan dua buah register floating point dan menyimpannya
dalam register ketiga.
fmadd Mengalikan isi dua buah register, menambahkan isi
regiater ketiga, dan menyimpan hasilnya dalam regiater keempat.
fcmpu Membandingkan dua buah operand floating point dan
menyetel bit-bit kondisi.
Manajemen Cache
Manajemen Cache
dcbf Membersihkan (flush) blok data cache; melakukan lookup
dalam cache yang terdapat pada alamat sasaran tertentu dan melakukan operasi
pembersihan.
icbi Menginvalidasikan instruksi blok cache
2.1.
Instruksi-Instruksi berorientasi
Pencabangan
PowerPC memiliki orientasi pencabangan tidak bersyarat danpencabangan
bersyarat. Instruksi-instruksi pencabangan bersyarat menguji suatubit tunggal
dari register kondisi apakah benar, salah, atau tidak peduli dan isi dari counter
register apakah nol, bukan nol, atau tidak peduli.
Dengan demikian terdapat
sembilan macam kondisi instruksi pencabangan bersyarat yang terpisah. Apabila
counter register diuji apakah nol atau bukan nol, maka sesudah
pengujian register berkurang 1.
pengujian register berkurang 1.
Hal ini tentunya memudahkan penyiapan loop iterasi.
Instruksi dapat juga mengindikasikan bahwa alamat dari pencabangan itu ditempatkan
dalam link register, hal ini memungkinkan pengolahan call/return.
2.2.
Instruksi-instruksi Load/Store
Dalam arsitektur PowerPC hanya instruksi load/store yang
dapat mengakses lokasi memori, instruksi logika dan aritmetika hanya dilakukan terhadap
register. Terdapat dua fitur yang membedakan instruksi-instruksi load/store :
1 . Ukuran data,
dimana data dapat dipindahkan dalam satu byte, halfword, word, atau doubleword.
Instruksi-instruksi juga dapat digunakan untuk memuat atau menyimpan suatu untai
byte ke dalam sejumlah register atau dari sejumlah register
2 . Ekstensi Tanda, dimana pada pembuatan word dan halfword, bit-bit sebelah kiri register 64-bit tujuan yag tidak dipakai dapat diisi dengan bilangan-bilangan nol atau dengan bit tanda dari kuantitas yang dimuatkan.
2 . Ekstensi Tanda, dimana pada pembuatan word dan halfword, bit-bit sebelah kiri register 64-bit tujuan yag tidak dipakai dapat diisi dengan bilangan-bilangan nol atau dengan bit tanda dari kuantitas yang dimuatkan.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN TEKNOLOGI RISC
Teknologi RISC relatif masih baru oleh karena itu tidak ada
perdebatan dalam menggunakan RISC ataupun CISC, karena tekhnologi terus berkembang
dan arsitektur berada dalam sebuah spektrum, bukannya berada dalam dua kategori
yang jelas maka penilaian yang tegas akan sangat kecil kemungkinan untuk
terjadi.
1. Kelebihan
1. Berkaitan dengan penyederhanaan kompiler, dimana tugas
pembuatkompiler untuk menghasilkan rangkaian instruksi mesin bagi semuapernyataan
HLL. Instruksi mesin yang kompleks seringkali sulit digunakankarena kompiler
harus menemukan kasus-kasus yang sesuai dengan konsepnya.
Pekerjaan mengoptimalkan
kode yang dihasilkan untuk meminimalkan ukuran kode, mengurangi hitungan
eksekusi instruksi, dan meningkatkan pipelining jauh lebih mudah apabila
menggunakan RISC dibanding menggunakan CISC.
2. Arsitektur RISC yang mendasari PowerPC memiliki
kecenderungan lebih menekankan pada referensi register dibanding referensi
memori, dan referensi register memerlukan bit yang lebih sedikit sehingga
memiliki akses eksekusi instruksi lebih cepat.
3. Kecenderungan operasi register ke register akan lebih
menyederhanakan set instruksi dan menyederhanakan unit kontrol serta
pengoptimasian register akan menyebabkan operand-operand yang sering diakses
akan tetap berada dipenyimpan berkecepatan tinggi.
4. Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang
lebih sederhana.
2. Kekurangan
1. Program yang dihasilkan dalam bahasa simbolik akan lebih
panjang (instruksinya lebih banyak).
2. Program berukuran lebih besar sehingga membutuhkan memori
yang lebih banyak, ini tentunya kurang menghemat sumber daya
.
3. Program yang berukuran lebih besar akan menyebabkan
a. Menurunnya kinerja, yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan lebih banyak byte-byte instruksi yang harus diambil.
b. Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar.
a. Menurunnya kinerja, yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan lebih banyak byte-byte instruksi yang harus diambil.
b. Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar.
Alat-alat hitung yang mendasari munculnya komputer antara
lain :
1Abacus
Abacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia
kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini, dapat dianggap
sebagai awal mula mesin komputasi.
Walaupun alat ini memang tergolong purba, tapi inilah sebuah
manakarya manusia di bidang alat hitung.
2.numerical wheel calculator
Alat yang diciptakan oleh Blaise Pascal ini mulai
menggunakan prinsip-prinsip mekanik. Alat ini menggunakan roda bergerigi
sehingga dapat melakukan operasi penjumlahan. Alat ini menginspirasi para
ilmuwan pada masa itu sehingga terus dikembangkan menjadi alat hitung yang
berbasis mekanik.
3.Mesin uap Babbage